
TANGERANG — Musyawarah Nasional (Munas) Ke-II Himpunan Dai Muda Indonesia (HDMI) yang berlangsung pada 31 Januari–1 Februari 2026 di Universitas Muhammadiyah Tangerang menghasilkan sejumlah keputusan strategis. Salah satu keputusan tersebut menetapkan pengangkatan tokoh-tokoh dai muda nasional ke dalam Pengurus Pusat HDMI Masa Khidmah 2026–2030.
Dalam forum tersebut, peserta Munas secara resmi mengangkat Arfatul Hidayat, Lc., S.Ag., Pembina Hidayah Indonesia sekaligus Pimpinan Markaz Hidayah Quran, sebagai anggota Pengurus Pusat HDMI Unit Kemandirian Ekonomi dan Beasiswa Dai. Selain itu, pengangkatan ini berada di bawah kepemimpinan Ketua Umum HDMI terpilih, Dr. Derysmono, B.Sh., S.Pd.I., M.A.
Selanjutnya, keputusan tersebut menjadi bagian dari strategi HDMI dalam memperkuat struktur kepemimpinan organisasi. Oleh karena itu, HDMI menghadirkan dai muda dengan rekam jejak kuat dalam pengembangan dakwah Al-Qur’an, kaderisasi dai, serta pengelolaan lembaga pendidikan dan tahfizh di Indonesia.
Kontribusi Dakwah dan Pendidikan Al-Qur’an
Arfatul Hidayat selama ini aktif mengembangkan dakwah berbasis tadabbur Al-Qur’an. Selain itu, ia juga fokus pada pembinaan dai muda serta pengembangan pesantren tahfizh melalui Markaz Hidayah Quran.
Dengan keterlibatannya dalam kepengurusan pusat, HDMI mendorong penguatan dakwah Qur’ani secara lebih sistematis. Lebih lanjut, organisasi juga mengarahkan pembinaan kader agar berjalan selaras dengan peningkatan kualitas keilmuan dan akhlak.

Pada saat yang sama, kehadiran Arfatul Hidayat di tingkat pusat memperkuat integrasi antara program lembaga pendidikan dan agenda nasional HDMI.
Sementara itu, Munas Ke-II HDMI juga berfungsi sebagai momentum konsolidasi nasional bagi dai muda dari berbagai daerah. Melalui forum ini, organisasi menetapkan arah gerak dan prioritas program untuk lima tahun ke depan.
Penguatan Sinergi Dai Muda Nasional
Di sisi lain, Ketua Umum HDMI terpilih, Dr. Derysmono, B.Sh., S.Pd.I., M.A., menegaskan pentingnya kolaborasi lintas latar belakang dalam kepengurusan periode 2026–2030.
Menurutnya, HDMI menyusun struktur organisasi dengan semangat sinergi, profesionalisme, dan penguatan kapasitas kader. Oleh sebab itu, kepengurusan baru akan fokus pada konsolidasi internal dan peningkatan kualitas dai muda.
Lebih lanjut, Dr. Derysmono menyampaikan bahwa HDMI akan memperkuat dakwah berbasis ilmu, teknologi, dan nilai wasathiyah.

“HDMI harus menjadi rumah besar dai muda Indonesia yang berilmu, berakhlak, dan memberi solusi bagi umat dan bangsa,” ujarnya.
Dengan arah kebijakan tersebut, HDMI menargetkan lahirnya dai muda yang adaptif, kompeten, dan berdaya saing nasional.
Penguatan Peran Dakwah Nasional
Seiring dengan bergabungnya Arfatul Hidayat dalam jajaran pengurus pusat, HDMI memperkuat peran dakwah berbasis Al-Qur’an. Selain itu, organisasi juga memperluas orientasi pembinaan umat di tingkat nasional maupun global.
Melalui unit Kemandirian Ekonomi dan Beasiswa Dai, HDMI mendorong pengembangan kapasitas dai secara menyeluruh. Dengan demikian, dai tidak hanya memiliki kompetensi keilmuan, tetapi juga kemandirian dan daya saing sosial.
Pada akhirnya, keterlibatan Arfatul Hidayat memperkuat ekosistem pembinaan dakwah yang berkelanjutan.
Struktur Kepengurusan Pusat HDMI 2026–2030
Dalam forum nasional tersebut, peserta Munas memilih Dr. Derysmono, B.Sh., S.Pd.I., M.A. sebagai Ketua Umum HDMI periode 2026–2030. Selanjutnya, organisasi menunjuk KH Abdurrahman Abdul Hasib Hasan,S.Pd., M.Pd. sebagai Wakil Ketua Umum dan Umar Faruq Suhaimi, Lc., M.A. sebagai Sekretaris Jenderal.
Sementara itu, posisi Bendahara Umum diamanahkan kepada Dr. Andi Amrullah, Lc., M.E.I. dan Izzuddin Alqassam Kasuba.
Pada jajaran Dewan Penasihat, Munas menetapkan Habib Dr. Salim Segaf Al-Jufri, M.A. sebagai Ketua. Selain itu, dewan ini juga melibatkan Dr. Jazuli Juwaini, Dr. Ali Akhmadi, M.A., Mustafa Kamal, S.S., dan Umar Salim, S.IP., M.A.
Adapun Dewan Pembina dipimpin oleh Habib Idrus Salim Al-Jufri, Lc., M.BA. dengan anggota M. Suwanto, Lc., M.Pd., Henda Yusamtha, S.T., Dr. Sayyid Qutub, M.A., Izharul Haq, Lc., M.A., Faris Jihadi, Lc., M.A., serta Dr. Nurhamidah, M.A.
Sementara itu, Dewan Pendiri diketuai Dr. Fahmi Rusydi, Lc., M.A. bersama sejumlah tokoh pendiri lainnya, termasuk Suwanto, Lc., M.Pd., M. Syukron Muckhtar, Henda Yusamta, S.T., Umar Alfaruq, S.E., Habib Idrus Salim Al-Jufri, Dr. Andi Amrullah, Lc., M.E.I., Dr. Derysmono, B.Sh., S.Pd.I., M.A., dan Irfan Abdul Azis, M.Phil.

Dengan komposisi yang melibatkan ulama, akademisi, dan aktivis dakwah muda, HDMI menegaskan optimisme dalam memperluas dampak dakwah yang moderat, profesional, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.